1. Pengertian Polusi dan Polutan
Yang dimaksud dengan pencemaran (polusi) adalah segala perubahan yang tidak dikehendaki pada sifat-sifat air, udara, tanah atau makanan yang dapat mempengaruhi kegiatan, kesehatan dan keselamatan makhluk hidup.
Sedangkan zat-zat pencemaran (polutan) merupakan hasil samping atau buangan tatkala suatu materi diolah menjadi produk digunkana. Perlu disadari bahwa pencemaran lingkungan adalah masalah yang perlu secepatnya kita tangani sebelum mencapai stadium yang lebih parah.
2. Jenis-jenis Polusi dan Polutan
Jenis polusi dan polutan berdasarkan keberadaan lingkungan kerja :
Pencemaran Udara
Udara dikatakan tercemar bila komposisi zat-zat yang terdapat dalam udara melampaui ambang batas yang telah ditentukan. Sedangkan yang dikatakan udara bersih mengandung gas Na (± 8%), gas O2 (± 20%), gas mulia, CO2, hidrokarbon, oksida nitrogen, hidrogen, dan ozon.
Susunan udara bersih dapat dilihat dari tabel di bawah ini :
| Komponen | Rumus Molekul | Konsentrasi (PPM) | Persen (%) |
| Nitrogen | N2 | 780.840 | 78,084 |
| Oksigen | O2 | 209.640 | 20,946 |
| Argon | Ar | 9.340 | 0,934 |
| Karbondioksida | CO2 | 330 | 0,033 |
| Neon | Ne | 18,2 | 1,82 . 10-3 |
| Helium | He | 5,2 | 5,2 . 10-4 |
| Kripton | Kr | 1,1 | 1,1 . 10-4 |
| Hidrogen | H2 | 0,5 | 5 . 10-5 |
| Karbonmonoksida | CO | 0,1 | 1 . 10-5 |
| Xenon | Xe | 0,09 | 9 . 10-6 |
| Ozon | O3 | 0,02 | 2 . 10-6 |
| Amonia | NH3 | 0,01 | 1 . 10-6 |
| Nitrogendioksida | NO2 | 0,001 | 1 . 10-7 |
| Sulfurdioksida | SO2 | 0,0001 | 2 . 10-8 |
Pencemaran Air
Pencemaran air terjadi karena masuknya makhluk hidup, zat atau energi ke dalam air oleh kegiatan manusia. Air mempunyai sifat sebagai pelarut universal yang menyebabkan air mudah sekali tercemar.
Air dikatakan sudah tercemar secara umum mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :
- Berbau dan terasa tidak enak.
- Warna air keruh mungkin berbusa.
- Ada lapisan minyak.
Sedangkan kriteria air bersih secara umum mempunyai ciri-ciri :
- Jernih, tidak berbusa, tidak berbau.
- Mempunyai pH sekitar 7, bebas dari bakteri.
- Tidak mengandung zat-zat berbahaya (beracun)
- Harga DO (Disolyed Oxygen = oksigen terlarut) tinggi.
- Harga BOD (Biochemical Oxygen Demond) rendah.
Pencemaran Tanah
Tanah dikatakan tercemar apabila tanah kehilangan kesuburannya. Kesuburan tanah suatu daerah dengan daerah lain itu berbeda, yang disebabkan adanya lapisan humus dari hasil pembusukan sisa tanaman yang tidak sama. Kesuburan tanah ditentukan oleh senyawa-senyawa, antara lain : 15% senyawa organik berupa mineral dan 5% berupa humus.
Beberapa pencemaran tanah sebagai berikut :
- Limbah rumah tangga dan industri
Seperti : sisa-sisa makanan (sampH), kertas bekas, kain dan bekas kantong plastik, zat-zat beracun dan logam.
- Limbah pertanian
Seperti : sisa-sisa pupuk, insektisida, fungisida dan herbisida
Tindakan yang dilakukan atau pendekatan untuk mengurangi pencemaran tanah antara lain :
- Mengurangi jumlah sampah.
- Pemanasan tanpa uadara (pirosilin).
- Menimbun sampah organik ke dalam tanah sehingga menjadi kompos.
- Mendaur ulang sampah dan hidup lebih sederhana.
3. Mengelompokkan Polutan Berdasarkan Jenis Senyawa, Wujud dan Sifatnya
Karbonmonoksida
Gas karbon monoksida (CO) adalah gas yang tidak berwarna, tidak berbau, tidak terasa. Sumber utama CO berasal dari pembakaran minyak bui. Terjadinya CO disebabkan oleh pembakaran tidak sempurna, hal ini dimungkinkan karena :
- Rantai hidrokarbon terlalu besar
Misal pada pembakaran solar (C15 – C16) akan lebih menghasilkan asap hitam dibandingkan dengan bensin (C6 – C9)
- Mesin kendaraan sudah aus atau tua, sehingga pembakaran bahan bakar berlebihan akibat pembakaran tidak sempurna.
Dampak negatif yang ditimbulka dari gas CO yang melebihi ambang batas 0,1 ppm, di atmosfer sebagai berikut :
- Jika kadar CO 100 ppm dapat menyebabkan sakit kepala, rasa lelah.
- Jika kadar CO 150 ppm dapat menyebabkan pingsan
- Jika kadar CO 250 ppm dapat menyebabkan kematian setelah beberapa jam.
- Jika kadar CO 1.000 ppm dapat menyebabkan kematian seketika.
Air Sadah
Air sadah adalah air yang mengandung ion Ca2+ dan ion Mg2+. Air sadah merupakan air yang tidak tercemar, tetapi air sadah tersebut mengakibatkan sabun tidak berbusa dan mengakibatkan kerak alat ketel uap (panci untuk memasak air). Kesadahan air dibedakan menjadi 2, yaitu sementara dan sudah tetap :
- Kesadahan sementara disebabkan oleh garam-garam hidrogen karbonat.
- Kesadahan tetap disebebkan oleh garam sulfat, garam klorida. Kesadahan tetap dihilangkan dengan cara menambah soda atau kapur sehingga ion Ca2+ dan ion Mg2+ terendap.
4. Jenis Polutan di Lingkungan Kerja yang dapat Dimanfaatkan dengan Daur Ulang dan Tanpa Daur Ulang
Gas Klorofluorokarbon (CFC)
Gas CFC (freon) banyak digunakan sebagai pelarut dalam bidang industri pendinginan untuk lemari es, es, dan AC. Pembersih alat-alat elektronika dan sebgai zat pendorong pada bahan penyemprot seperti hair spray, parfum dan lain-lain.
Dampak negatif adanya CFC di atmosfer yaitu sinar ultraviolet mampu mengurangi CFC menjadi radikal bebas. Dengan berkurangnya lapisan ozon Iterbentuk ubang ozon), sinar ultraviolet matahari yang masuk ke bumi semakin banyak sehingga menyebabkan :
- Rusaknya molekul DNA dalam tubuh manusia.
- Timbulnya penyakit katarak pada mata.
- Timbulnya kanker kulit.
- Terjadinya penurunan kekebalan tubuh.
Pestisida
Pestisida adalah bahan kimia yang digunakan untuk mencegah dan memberantas hama pertanian. Jika dalam penggunaan pestisida secara berlebihan maka akibat yang ditimbulkan antara lain :
- Di dalam tanah dapat mematikan organisme penyubur tanah.
- Di dalam air dapat mematikan organisme air.
- Tanah menjadi beracun sulit ditanami.
- Bila manusia makan hewan atau tumbuhan yang telah diracuni pestisida manusia dapat keracunan.
ETIKA PROFESI KEHUMASAN
A. Pengertian Profesi dan Profesional
Kecenderungan kini, sesuai dengan dinamika dari bidang dan jenis pekerjaan, seperti jasa konsultan, aktivis bisnis, artis, seniman, wartawan, dokter, sosial, hukum, politik, komunikator (juru bicara) dan tokoh spiritual atau kegiatan keagamaan menurut perkembangan kemajuan informasi dan teknologi canggih di era globalisasi ini, semakin banyak munculnya kelompok atau individual yang mengidentifikasikan dirinya sebagai penyadang suatu profesi tertentu.
Kata profesi berasal dari bahasa latin, yaitu Professues yang berarti suatu kegiatan atau pekerjaan yang semula dihubungkan dengan sumpah dan janji bersifat religius. Sedangkan Profesional adalah orang hidup dengan mempraktikkan suatu kehalian tertentu, atau terlibat dalam suatu kegiatan tertentu yang menurut keahlian dan ketrampilan tinggi, atau hanya sekedar hobi, untuk bersenang-senang dan bekerja untuk mengisi waktu luangnya. Di lapangan praktik, dikenal dengan 2 jenis bidang profesi :
Profesi Khusus
Adalah para profesional yang melaksanakan profesi secara khusus untuk mendapatkan nafkah atau penghasilan tertentu sebagai tujuan pokoknya. Misalnya : profesi di bidang ekonomi, politik, hukum, kedokteran, pendidikan, teknik, humas (Public Relation) dam sebagai jasa konsultan.
Profesi Umum
Adalah para profesional yang melaksanakan profesinya, tidak lagi untuk mendapatkan nafkah sebagai tujuan utamanya, tetapi sudah merupakan dedikasi atau sebagai jiwa pengabdiannya semata-mata.
Misalnya : Kegiatan profesi di bidang keagamaan
Kegiatan profesi di bidang pendidikan
Kegiatan profesi di bidang sosial
Kegiatan profesi di bidang budaya dan seni
B. Ciri-Ciri Profesi
Khususnya profesional Humas (PR Profesional) secara umum memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
Klasifikasi makhluk hidup adalah cara memilah dan mengelompokkan makhluk hidup kedalam kelompok tertentu berdasarkan persamaan dan perbedaan ciri. Tujuan dari kalsifikasi makhluk hidup adalah menyederhanakan objek studi tentang makhluk hidup yang banyak dan beraneka ragam sehingga akan lebig mudah dalam mempelajarinya. Cabang ilmu biologi yang mempelajari klasifikasi makhluk hidup disebut taksonomi.
Dasar-dasar klasifikasi:
Dasar-dasar klasifikasi berdasarkan persamaan persamaan yang dimiliki makhluk hidup yang meliputi persamaan morfologi, anatomi, fisiologi, dan biokimia.
1. Persamaan Morfologi
Persamaan morfologi yaitu ciri-ciri bagian luar tubuh makhluk hidup. Pada tumbuhan ciri morfologi yang dapat digunakan antara lain bentuk daun, tulang daun, bentuk bunga, jumlah bagian-bagian bunga, bentuk atu keping biji, bentuk pohon dan bentuk buah. Pada hewan ciri morfologi yang dapat digunakan antara lain ruas-ruas pada tubuh, bentuk alat gerak, jumlah kaki, bentuk paruh pada aves, dan jumlah sayap pada serangga.
2. Persamaan Anatomi
Persamaan anatomi dilihat dari ciri-ciri di bagian dalam tubuh suatu makhluk hidup. Ciri anatomi pada tumbuhan antara lain ada tidaknya berkas pembuluh angkut( xilem dan floem), letak pembuluh angkut menyebar atau mengelompok dan ada tidaknya kambium. Ciri anatomi pada hewan antara lain ada tidaknya tulang belakang.
3. Persamaan Fisiologi
Persamaan fisiologi adalah persamaan fungsi alat-alat tubuh makhluk hidup. Misalnya persamaan dalam proses metabolisme tubuh seperti pernapasan, pencernaan, dan peredaran darah.
4. Persamaan Biokimia
Persamaan biokimia sangat terkait dengan persamaan fisiologi bahkan sulit dipisahkan. Pada tumbuhan dasar klasifikasinya antara lain persamaan zat-zat kimia yang terkandung dalam tubuh tumbuhan. Pada hewan dasar klasifikasinya antara lain da tidaknya enzim, ada tidaknya organel sel, ada tidaknya membran pada organel sel, struktur protein, dan asam nukleat(DNA dan RNA).
Tingkatan Takson dalam Klasifikasi
Makhluk hidup dipilah-pilah dan dikelompokkan kedalam kelompok-kelompok tertentu yang disebut dengan takson. Tingkatan klasifikasi dari yang terendah sampai yang tertinggi adalah: spesies(jenis), genus(marga), famili(suku), ordo(bangsa), classis(kelas), Filum(hewan)/divisi(tumbuhan), dan Kingdom(kerajaan/dunia).
Spesies
Spesies adalah tingkatan takson yang paling rendah. Makhluk hidup yang dikatakan sespesies atau sejenis apabila melakukan perkawinan akan menghasilkan keturunan yang fertil tanpa hambatan reproduktif. Contoh: padi (Oryza sativa), kucing (Felis domestica), ayam (Gallus gallus).
Genus
Genus adalah tingkatan takson yang terdiri dari beberapa spesies yang memiliki persamaan ciri. Contoh: anjing (Canis familiaris) dan srigala(Canis nubilis), Lada (Piper nigrum) dan sirih (Piper betle), singa(Panthera leo) dan harimau(Panthera tigris).
Famili
Famili adalah tingkatan takson yang terdiri dari kumpulan dari beberapa genus. Contoh: Genus Panthera( kelompok kucing besar) dengan Felidae(kelompok kucing rumah) dikelompokkan famili Felidae.
Ordo
Ordo adalah tingkatan takson yang terdiri dari kumpulan famili-famili. Contoh:Famili Felidae(kelompok kucing), Canidae(kelompok anjing), Ursidae(kelompok beruang), Viverridae(kelompok musang) dimasukkan ke dalam ordo Carnivora(hewan pemakan daging) karena memiliki persamaan ciri yaitu memiki gigi taring yang tajam.
Kelas
Kelas adalah tingkatan takson yang terdiri dari ordo-ordo. Misal: Ordo Carnivora( hewan pemakan daging), Chiroptera (kelelawar), Rodentia (hewan pengerat), Primata, Monotremata (platipus), Cetacea(paus, lumba-lumba, dan pesut), Marsupialia( hewan berkantung),dan Probosoidea(hewan berprobosis) termasuk kedalam Kelas Mammalia atau hewan menyusi karena memiliki kelenjar susu, berkembang biak dengan melahirkan anak, memliki rambut, dan berdarah panas.
Filum/Divisi
Filum atau Divisi adalah tingkatan takson yang terdiri dari beberapa kelas. Filum untuk hewan sedangkan divisi untuk tumbuhan. Contoh: hewan-hewan yang bersegmen atau berbuku-buku termasuk kedalam filum Arthropoda dan tumbuhan paku-pakuan termasuk ke dalam divisi Pteridopyta.
Kingdom
Kingdom atau kerajaan merupakan tingkatan takson tertinggi yang terdiri dai filum-filum. Semua hewan dimasukkan kedalam Kingdom Animalia dan semua jenis tumbuhan dimasukkan ke dalam Kingdom Plantae.
Perkembangan Sistem Klasifikasi
Sistem Klasifikasi Dua Kingdom
Dalam sistem klasifikasi ini makhluk hidup dikelompokkan ke dalm dua kelompok besar, yaitu Kingdom Plantae(tanaman) dan Kingdom Animalia(hewan). Pada kingdom plantae memiliki ciri-ciri berdinding sel dari selulosa dan berklorofil sehingga mampu membuat makanan sendiri dengan berfotosintesis. Bakteri, ganggang, lumut, jamur, tumbuhan paku, tumbuhan biji termasuk dalam kingdom ini meskipun jamur dan bakteri tidak berklorofil. Kingdom animalia memilik ciri-ciri
Sistem Klasifikasi Tiga Kingdom
Pada klasifikasi ini makluk hidup dikelompokkan kedalam tiga kelompok, yaitu Protista, Plantae, dan Animalia. Protista adalah organisme eukariota bersel tunggal yang hidup sendir tau bekoloni. Yang termasuk dalam protista antara lain amoeba, paramecium, alga hijau dll.
Sistem Klasifikasi Empat Kingdom
Dalam klasifikasi ini makhluk hidup dikeompokkan kedal empat kelompok yaitu Monera, Protista, Plantae dan Animalia. Sebelumnya bakteri dan ganggang hijau-biru(cyanobacteria) dikelompokkan kedalam Kingdom yang baru yaitu kingdom Monera yang sebelumnya dikelopokkam kedalam Kingdom Plantae.
Sistem Klasifikasi Lima Kingdom
Sebelumnya, jamur digolongkan ke dalam Kingdom Plantae. Tetapi karena jamur tidak memiliki klorofil sehingga tidak dapat membuat makanan sendiri dengan berotosintesis sehingga jamur dikelompokkan ke dalam Kingdom tersendiri yang disebut dengan Kingdom Fungi. Fungi berdinding sel yang tersusun dari kitin. Fungi hidup dengan cara saprofit, parasit, dan mutual. Sehingga sistem Klasifikasi Lima Kingdom terdiri dari
Sistem Klasifikasi ini diusulkan oleh Robert Wittaker pada tahun 1969.
KLASIFIKASI TUMBUHAN
Anggota +/- 500.000 – 600.000 spesies
| 1. | ALGA/GANGGANG |
| Dibagi dalam beberapa kelas: | |
| a. | Chlorophyta: Ganggang Hijau |
| b. | Chrysophyta: Ganggang Keemasan |
| c. | Phaeophyta: Ganggang Pirang/Coklat |
| d. | Rhodophyta: Ganggang Merah.
|
| 2. | BRYOPHYTA: LUMUT
|
| 3. | PTERIDOPHYTA: PAKU-PAKUAN |
| Dibagi menjadi beberapa kelas: | |
| a. | Kelas Psilophytinae |
| b. | Kelas Equisetinae |
| c. | Kelas Lycopodinae |
| d. | Kelas Filicinae
|
| 4. | SPERMATOPHYTA ATAU TUMBUHAN BERBIJI |
| Menghasilkan biji sebagai alat berkembang biak, nama lainnya Embriophyta Siphonogamae (tumbuhan berembrio yang perkawinannya melalui suatu saluran) atau Antophyta (tumbuhan berbunga) atau Phanerogamae (alat kelaminnya tampak jelas yaitu berupa benang sari dan putik). |
KLASIFIKASI HEWAN
Dalam mengelompokkan hewan untuk takson filum para ahli biologi menggunakan beberapa karakteristik hewan, antara lain:
| 1. | Uniseluler atau multiseluler |
| 2. | Diploblastik atau tripoblastik. |
| 3. | Metameri atau non metameri. |
| 4. | Asimetri, simetri radial atau simetri bilateral. |
| 5. | Anggota tubuh berbuku-buku atau tidak. |
| 6. | Mempunyai kerangka luar atau kerangka dalam. |
| 7. | Mempunyai notokord atau tidak. |
| 8. | Bentuk dan letak sistem organ. |
Untuk klasifikasi hewan, yang dibahas hanya filum Chordata.
FILUM CHORDATA
ciri utama adalah (1) memiliki chorda dorsalis/notokord dan (2) tubuhnya simetris bilateral. Dibagi menjadi 4 subfilum :
| 1. | subfilum Hemichordata |
| 2. | subfilum Tunicata/Urochordata |
| 3. | subfilum Cephalochordata |
| 4. | subfilum Vertebrata |
Subfilum Vertebrata dibagi menjadi beberapa kelas:
| 1. | Kelas Agnatha | : Ikan tidak berahang |
| 2. | Chondrichtyes | : Ikan bertulang rawan |
| 3. | Osteichtyes | : Ikan bertulang sejati |
| 4. | Amphibi | : katak dan salamander |
| 5. | Kelas Reptil | : hewan melata |
| 6. | Kelas Aves | : unggas |
| 7. | Kelas Mamalia | : hewan menyusui |
Contoh : Klasifikasi kucing
Regnum = Animalia, Filum = Chordata, Subfilum = Vertebrata, Kelas = Mamalia, Ordo = Carnivora, Famili = Felidae, Genus = Felis, Species = Felis domestica (Kucing)