BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Makalah yang kami susun tentang “AKIBAT LIMBAH MEDIS TERHADAP KESEHATAN”. Informasi kamiperoleh dari rumah sakit setempat yang bisa jadi acuan bagi masyarakat dan dari buku IPA.
Alasan penyusun memilih limbah medis dan kesehatan masyarakat karena pemerintah limbah medis yang dapat memberi keterangan atau informasi. Akibat limbah medis terhadap kesehatan masyarakat sehingga kemungkinan tertular penyakit melalui jarum suntik atau melalui udara.
Limbah medis banyak terdapat di rumah sakit dan di tempattersebut terdapat bahan-bahan kimia yang berbahaya.
B. Tujuan
Tujuan dari akibat limbah industri terhadap masyarakat adalah sebagai berikut :
Demikian tujuan yang dapat kami berikan dari materi AKIBAT LIMBAH MEDIS TERHADAP KESEHATAN. Semoga bermanfaat bagi para pembaca.
BAB II
PEMBAHASAN
Akibat Limbah Medis Terhadap Kesehatan
Limbah medis mirip dengan sampah domestik pada umumnya, obat-obatan dan beberapa zat kimia adalah limbah medis dan ada juga yang memerlukan penanganan khusus dan biaya banyak untuk menanganinya. Contohnya limbah yang menimbulkan penularan penyakit.
Pernah terjadi di rumah sakit Jakarta ada pemulung mengambil buangan dari ruah sakit untuk dijual lagi. Pada suatu hari dia tertusuk jarum suntik dan akhirnya dia tertular penyakit, dan kasus yang dilaporkan WHO bahwa di Perancis 8 pekerja kesehatan terinfeksi HIV melalui luka dan 2 diantaranya adalah petugas yang menangani limbah medis. Oleh sebab itu limbah medis harus ditangani dengan baik karena berbahaya bagi pengunjung dan petugas kesehatan.
Sekarang ini para medis menggunakan jarum suntik sekali pakai, jadi berapa banyak limbah medis yang ada dan apabila jarum suntik digunakan lagi bisa berakibat tertular penyakit juga jangan melakukan narkoba karena bahaya sekali.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
B. Saran
Saran yang dapat diperoleh dari limbah medis yang mengancam kesehatan yaitu :
DAFTAR PUSTAKA
Arifin Muhammad. www.depkes.co.id
Di dunia terdapat tidak kurang dari 500 juta macam organisme. Organisme tersebut memiliki ciri – ciri yang beraneka ragam. Begitu beragamnya organisme ini sehingga di perlukan suatus sistem untuk mengenal dan mempelajarinya. Beberapa ahli biologi mencoba menciptakan suatu sistem untuk mempermudah mengenal dan mempelajari organisme melalui suatu cara pengkalsifikasian. Pengklasifikasian merupakan proses berdasarkan ciri tertentu.
Organisme yang mempunyai ciri-ciri yang sama di kumpulkan sebagai satu kelompok. Ciri-ciri kelompok telah mewakili sifat-sifat individu. Sebagai contoh, kambing, sapi, dan kerbau merupakan kelompok hewan memamah biak ( ruminansia ).
Dengan meningkatnya peradaban manusia, terutama pengetahuan tentang manfaat makhluk hidup sebagai obat dan bahan pangan, maka keperluan akan nama makhluk hidup semakin besar. Maka mulai diperlukan suatu penggolongan atau klasifikasi makhluk hidup berdasarkan pemikiran yang rasional. Misalnya penggolongan berdasarkan persamaan ciri, cara hidup, tempat hidup, daerah penyebaran, dan sebagainya. Ilmu yang mempelajari klasifikasi hidup disebut Taksonomi
Tujuan dan Manfaat klasifikasi
Klasifikasi yang dilakukan oleh para ahli biologi bertujuan untuk:
1. Mendeskripsikan ciri ciri makhluk hidup untuk membedakan tiap tiap jenis, agar mudah dikenal.
2. Mengelompokkan makhluk hidup persamaan ciri-ciri nya.
3. Menegtahui hubungan kekerabatan antar makhluk hidup.
4. Mempelajari evolusi makhluk hidup atas dasar kekerabatannya.
Klasifikasi memiliki manfaat penting yang dapat langsung diterapkan bagi kepentingan manusia, yaitu:
1. Pengelompokan memudahkan kita mempelajari organisme yang beraneka ragam.
2. Klasifikasi dapat digunakan untuk melihat hubungan kekerabatan antara makhluk hidup yang satu dengan yang lain. Sebagai contoh, harimau dan kucing memiliki persamaan ciri-ciri, misalnya harimau dan kucing sama-sama menyusui, bertulang belakang, berkaki empat, karnivor, dan berambut. sedangkan komodo bertelur, berkaki empat, kulit bersisik, dan melata.